Sabtu, 15 Juni 2024 23:37 WIB

Ketua Bawaslu Jatim Ajak Jurnalis Nahdliyin Sinergi dalam Pengawasan Pemilu 2024


  • Kamis, 16 November 2023 21:51 WIB

NAHDLIYIN.COM, Surabaya – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Timur, Achmad Warist baru saja menerima penghargaan Tokoh Muda Nahdliyin Inspiratif 2023 bersama dengan 15 tokoh lainnya. Penghargaan diberikan oleh Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN).

Acara silaturahim MWCNU Susukan dimanfaatkan untuk sosialisasi Perkumpulan NU dan penyerahan prasasti pembangunan gedung baru MTs Ma'arif NU 01 Susukan yang disampaikan Ketua PCNU Banjarnegara KH Zahid Hasani.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Umum FJN, Didi Rosadi secara langsung dan diterima oleh Warist di kantornya, Jalan Puncak Permai Utara II Surabaya, Rabu (15/11/2023).

Mengutip liputan6.com, Warist diketahui adalah kader dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. Sebelum menjadi Ketua Bawaslu Jatim, Warist sempat berproses menjadi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep.

“Saya merasa sebenarnya belum layak untuk mendapat penghargaan ini, karena masih banyak kader NU lainnya yang jauh lebih baik. Tapi semoga ini memacu saya bisa lebih baik lagi kedepannya," katanya.

Ke depan dia juga mengajak FJN agar mau bersinergi dengan Bawaslu dalam pengawasan pemilu 2024. Utamanya, Bawaslu yang ada di tingkat kota dan kabupaten. "Karena kami biasa menggandeng organisasi masyarakat dalam menyukseskan Pemilu," tuturnya.

Menurutnya, banyak program yang bisa disinergikan ke depannya. Semisal contoh imbuh dia adalah dalam memerangi narasi hoax yang biasa berseliweran ketika musim pemilu tiba.

Petugas menunjukkan surat suara saat simulasi Pemilu 2024 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (22/03/2022). Simulasi digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait proses pemungutan dan penghitungan suara pemilu serentak yang akan dilaksanakan tahun 2024.

Sementara Ketua Umum FJN, Muhamad Didi Rosadi sebagaimana dilansir NU Online Jatim, menyambut baik ajakan Ketua Bawaslu Jatim untuk bersinergi dalam menciptakan pemilu 2024 jujur dan adil. FJN sebagai perkumpulan jurnalis Nahdliyin memiliki komitmen untuk mengawal proses demokrasi yang sehat, terutama di Jawa Timur.

Pria yang akrab disapa Diday itu mengungkapkan, FJN akan membangun narasi positif selama proses pemilu. Pihaknya juga ikut memerangi hoax, fitnah dan berita bohong.

"Kawan-kawan FJN bisa melakukan transfer ilmu kepada panwas dan masyarakat untuk memilah berita fakta atau hoax. Selain itu, bisa memberikan pelatihan pembuatan laporan tentang dugaan kecurangan yang akurat dan terukur," ungkap jurnalis koran terbitan Surabaya tersebut. 



ARTIKEL TERKAIT