Jum'at, 24 Mei 2024 21:17 WIB

PCNU Pati Dirikan Posko untuk Distribusikan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir


  • Jum'at, 22 Maret 2024 20:04 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, H Yusuf Hasyim mengatakan, terkait logistik dan kebutuhan konsumsi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Pati cukup aman. Sebab, sebelum banjir melanda, di antara warga banyak yang telah memanen padi.

“Hanya saja banjir merendam rumah warga sehingga tidak bisa masak. Oleh karena itu, kita konsentrasikan dari posko NU Peduli di MWCNU-MWCNU (Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama) yang dibentuk, untuk fokus pada makanan siap saji untuk buka puasa maupun sahur,” ungkap Yusuf sebagaimana dilansir NU Online pada Rabu (20/3/2024).

NU Peduli Pati membentuk posko dan dapur umum melalui MWCNU-MWCNU yang daerahnya terampak banjir seperti Juwana dan Gabus. Selanjutnya, posko MWCNU tersebut menjadi tempat penyaluran bantuan baik dari NU Peduli, pemerintah dan masyarakat pada umumnya.

“Kita membantu untuk tenaga terutama untuk di dapur umum dan juga distribusi bantuan baik dari pemerintah maupun dari warga NU di Kabupaten Pati yang tidak terdampak banjir. Sehingga melalui MWCNU tersebut, bantuan didistribusikan dengan cepat di lokasi-lokasi atau desa –desa yang terdampak, di MWCNUnya masing-masing,” papar Yusuf.

Yusuf menambahkan, apabila masayarakat ingin berdonasi dan menyalurkan kepeduliannya untuk warga yang terdampak banjir, bisa melalui LAZISNU Pati. Selanjutnya, bantuan ini akan disalurkan ke MWCNU-MWCNU untuk didistribusikkan kepada warga. Atau bisa juga langsung ke posko-posko MWCNU secara langsung.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pada banjir pertama kemarin yang melanda Demak dan Grobogan, NU Peduli Karesidenan Pati, serta NU Peduli Semarang dan Demak telah bersinegi, berkoordinasi dan membentuk tim untuk menangani banjir di kedua wilayah tersebut. Hanya saja, karena sekarang di daerah Karesidenan Pati diterjang di tiap kabupatennya, seperti Pati, Kudus, Grobogan, Jepara bahkan Demak, maka NU Peduli yang telah dibentuk tadi kembali fokus menangani daerahnya masing-masing.

“Dari NU Peduli di Semarang, Demak kemudian Jepara, Kudus kita bersama-sama bersinergi untuk melakukan giat bersama-sama mengatasi teutama warga masyarakat yang terdampak banjir pada awal mula jebolnya tangul Demak. Pada banjir yang ke dua ini, karena daerah mengalami banjir yang sama, maka kemudian kita konsentrasi di daerah masing-masing,” tutur Yusuf.

Berikut data yang lansisr NU Online pada Ahad (17/3/2023) terkait rincian desa terdampak banjir di Kabupaten Pati:

Kecamatan Sukolilo:

1. Desa Wotan
– Rumah : 98 buah rumah
– jumlah KK : 135 KK
– Jumlah jiwa : 514 jiwa
– Pekarangan : 3 ha
– Sawah : 4 ha
– Jalan desa : 1.000 meter
– Sekolah : MI dan SDN Jongso Wotan
– Masjid/mushola : 1 buah masjid dan 2 buah mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 10 cm
Ketinggian air di jalan 40 cm
Ketinggian air di pekarangan 50 cm
Ketinggian air di sawah 100 cm

2. Desa Kasiyan
– Rumah : 60 buah rumah
– Jumlah KK : 70 KK
– Jumlah jiwa : 160 jiwa
– Pekarangan : 3 ha
– Sawah : 4 ha
– Jalan desa : 500 meter
– Sekolah : Nihil
– Masjid/mushola : 1 buah masjid
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 20 cm
Ketinggian air di jalan 30 cm
Ketinggian air di pekarangan 30 cm
Ketinggian air di sawah 100 cm

3. Desa Gadudero
– Rumah : 70 buah rumah
– Jumlah KK : 98 KK
– Jumlah jiwa : 200 jiwa
– Pekarangan : 4 ha
– Sawah : 5 ha
– Jalan desa : 8.000 meter
– Sekolah : SD dan SMP Poncomulyo
– Masjid/mushola : 1 buah masjid dan 2 buah mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materiil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 15 cm
Ketinggian air di jalan 30 cm
Ketinggian air di pekarangan 30 cm
Ketinggian air di sawah 50 cm

Kecamatan Jakenan:
1. Desa Bungasrejo
– Rumah : 800 buah rumah
– Jumlah KK : 900 KK
– Jumlah jiwa : 2.167 jiwa
– Pekarangan terendam: 50 ha
– Sawah terendam (padi tua) : 15 ha
– Jalan desa terendam : 3.000 meter
– Sekolah : 1 buah SD dan 1 buah TK
– Masjid/mushola : 3 buah masjid / 5 buah mushola
– Kerugian materi .: Rp100 juta
– Korban jiwa : –
– Pengungsi : –

Keterangan :
Ketinggian air di rumah +/- 80 cm
Ketinggian air di jalan +/- 100 cm
Ketinggian air di pekarangan +/- 120 cm
Ketinggian air di sawah +/- 150 cm

2. Desa Sonorejo
– Rumah : 91 buah rumah
– Jumlah KK : 101 KK
– Jumlah jiwa : 246 jiwa
– Pekarangan terendam: 20 ha
– Sawah terendam (padi tua) : 26 ha
– Jalan desa terendam : 3.500 meter
– Sekolah : 1 buah SD dan 2 buah SD
– Masjid/mushola : 5 buah
– Kerugian materiil : Rp550 juta
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : 5 orang

Keterangan :
Ketinggian air di rumah +/- 3-15 cm
Ketinggian air di jalan +/- 10-70 cm
Ketinggian air di pekarangan +/- 30-60 cm
Ketinggian air di sawah +/- 50-100 cm

3. Desa Kedungmulyo
– Rumah : 139 rumah
– Jumlah KK : 192 KK
– Jumlah jiwa : 425 jiwa
– Pekarangan terendam: 9 ha
– Sawah terendam (padi tua) : 65 ha
– Jalan desa terendam : -+ 2.300 meter
– Sekolah : 0 buah SD, 0 buah TK
– Masjid/mushola : 1 buah
– Kerugian materil : Rp100- 900 juta
– Korban jiwa : 0
– Pengungsi : 9 orang ke tetangga terdekat

Keterangan :
Ketinggian air di rumah +/- 5- 40 cm
Ketinggian air di jalan +/- 7-70 cm
Ketinggian air di pekarangan +/- 5-60 cm
Ketinggian air di sawah +/- 5- 130 cm

4. Desa Kalimulyo
– Rumah : 297 rumah
– Jumlah KK : 334 KK
– Jumlah jiwa : 857jiwa
– Pekarangan terendam: 58 ha
– Sawah terendam (padi tua) : 122 ha
– Jalan desa terendam : 0,20 — 0,70 meter
– Sekolah SD/MI : 2 buah SD, 0 buah TK, 2 buah TPQ/RA
– Masjid/mushola : 1 buah masjid/6 buah mushola
– Kerugian materil : 2,7 M (padi siap panen)
– Korban jiwa : tidak ada
– Pengungsi : tidak ada

Keterangan :
Ketinggian air di rumah +/- 20 — 50 cm
Ketinggian air di jalan +/- 20 — 70 cm
Ketinggian air di pekarangan +/- 30 — 110 cm
Ketinggian air di sawah +/- 30 –160

Kecamatan Juwana:
1. Desa Gadingrejo :
– Rumah : 112 buah rumah
– Jumlah KK : 133 KK
– Jumlah jiwa : 371 jiwa
– Pekarangan : 40 ha
– Sawah (padi tua) : 50 ha
– Tambak : 35 ha
– Jalan desa : 2.500 meter
– Sekolah : 1 buah SD, 1 buah TK
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian Materil : Rp350 juta
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 75 cm
Ketinggian air di jalan 70 cm
Ketinggian air di pekarangan 90 cm
Ketinggian air di sawah 120 cm

2. Desa Mintomulyo:
– Rumah : 81 buah rumah
– Jumlah KK : 101 KK
– Jumlah jiwa : 283 jiwa
– Pekarangan : 25 ha
– Sawah : 3 ha
– Tambak : 30 ha
– Jalan desa : 4.000 meter
– Sekolah : 1 buah SD, 1 buah TK
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Rp 500 Jt
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 15 cm
Ketinggian air di jalan masuk desa 35-75 cm
Ketinggian air di perkarangan 25-65 Cm
Ketinggian air di sawah 155 cm

3. Desa Doropayung
– Rumah : 394 buah rumah
– Jumlah KK : 659 KK
– Jumlah jiwa : 1.086 jiwa
– Pekarangan : 17,5 ha
– Sawah : Nihil
– Tambak. : 10,2 ha
– Jalan desa : 3.000 m
– Sekolah : 1 buah SDN
– Masjid/mushola : 1 buah mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil

– Pengungsi :
a. Balai desa 12 KK, 32 jiwa
b. Sanggar senam mamura 9 KK, 23 jiwa
c. Tersebar di rumah tetangga dan keluarga kurang lebih 242 KK , 657 jiwa
d. Masjid Baitul Iman 3 KK, 5 jiwa
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 5 s/d 90cm
Ketinggian air di jalan 10 s/d 100cm
Ketinggian air di pekarangan 10 s/d 110cm
Ketinggian air di sawah Nihil

Ada dapur umum 1 gabungan dari KKUB dan Fokopincam berada di Pendopo Kecamatan Juwana.

4. Desa Bumirejo

– Rumah : 261 buah rumah
– Jumlah KK : 384 KK
– Jumlah jiwa : 879 jiwa
– Pekarangan : 5 ha
– Sawah (padi tua) : Nihil
– Tambak : Nihil
– Jalan desa. : 600 meter
– Sekolah : 3 buah (Paud, TK, SD)
– Masjid/mushola : 2 buah Mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian Materil : –
– Korban jiwa : –
– Pengungsi : Di balai desa 6 KK, 17 jiwa dan di tempat saudara 12 KK, 25 jiwa
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 10-80 cm
Ketinggian air di jalan 10- 100 cm

 5. Desa Kedung Pancing.
– Rumah : 196 buah rumah
– Jumlah KK : 158 KK
– Jumlah jiiwa : 403 jiwa
– Perkarangan : 3,5 ha
– Sawah : Nihil
– Jalan desa. : 800 meter
– Sekolah : Nihil
– Masjid/Mushola : 1 buah masjid
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Rp30 juta
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : 6 kk, 19 jiwa
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 05-55 cm
Ketinggian air di jalan 05-75 cm
Ketinggian air di pekarangan 05-75 cm

6. Desa Jepuro
– Rumah : 107 buah rumah
– Jumlah KK : 120 KK
– Jumlah jiwa : 165 jiwa
– Pekarangan : 2.5 ha
– Sawah : Nihil
– Tambak : 7,9 ha
– Jalan desa : 800 meter
– Sekolah : 1
– Masjid/mushola : 2 buah mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian Materiil : Tidak terhitung
– Korban Jiwa : Nihil
– Pengungsi : 7 KK,16 Jiwa

Keterangan :
Ketinggian air dalam rumah 10-70 cm
Ketinggian air di jalan Dpu 40-100 cm
Ketinggian air di perkarangan 5 -60 cm
Ketinggian air di sawah nihil

7. Desa Tluwah
– Rumah : 183 buah rumah
– Jumlah KK : 231 KK
– Jumlah jiwa : 582 jiwa
– Perkarangan : 32 ha
– Sawah : Nihil
– Jalan desa : 1200 m
– Sekolah : Nihil
– Masjid/Mushola : 1 buah mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materiil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : 8 Kk, 20 jiwa (mengungsi di rumah saudara)
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 5-70 cm
Ketinggian air di jalan 10-90 cm
Ketinggian air di perkarangan 10-90 cm
Ketinggian air di sawah: Nihil

8. Desa Sejomulyo
– Rumah : Nihil
– Jumlah KK : Nihil
– Jumlah jiwa : Nihil
– Pekarangan : 7 ha
– Sawah : 12 ha
– Jalan desa : 100 meter
– Sekolah : Nihil
– Masjid/mushola : 1 buah mushola
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materiil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di jalan masuk desa 20 cm
Ketinggian air di perkarangan 30 Cm
Ketinggian air di sawah 60 cm

9. Desa Kudukeras
– Rumah : 37 buah rumah
– Jumlah KK : 37 KK
– Jumlah jiwa : 121 jiwa
– Pekarangan : 1 ha
– Sawah : Nihil
– Jalan desa : 500 m
– Sekolah : Nihil
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Tersebar di rumah tetangga 4 KK, 16 jiwa
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 5-40 cm
Ketinggian air di jalan 10-60 cm
Ketinggian air di pekarangan 10-80 cm
Ketinggian air di sawah Nihil

10. Desa Bendar
– Rumah : 94 buah rumah
– Jumlah KK : 94 KK
– Jumlah jiwa : 132 jiwa
– Pekarangan : 1,6 ha
– Sawah : Nihil
– Jalan desa : 800 meter
– Sekolah : Nihil
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 10 cm
Ketinggian air di jalan 60 cm
Ketinggian air di pekarangan 15 cm
Ketinggian air di sawah nihil

11. Desa Trimulyo
– Rumah : 5 buah rumah
– Jumlah KK : 5 KK
– Jumlah jiiwa : 45 jiwa
– Pekarangan : 0,5 ha
– Sawah : nihil
– Jalan desa : 50 meter
– Sekolah : Nihil
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 2 cm
Ketinggian air di jalan 3 cm
Ketinggian air di pekarangan 5-20 cm
Ketinggian air di sawah 30 cm

12. Desa Kauman
– Rumah : 3 buah rumah
– Jumlah KK : 3 KK
– Jumlah jiwa : 4 jiwa
– Perkarangan : 1,2 ha
– Sawah : Nihil
– Tambak : Nihil
– Jalan desa. : 700 meter
– Sekolah : 1 buah TK
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 5 cm sampai 10 cm
Ketinggian air di jalan 5 cm sampai 10 cm

13. Desa Margomulyo :
– Rumah : 97 buah rumah
– Jumlah KK : 223 KK
– Jumlah jiwa : 376 jiwa
– Pekarangan : 3 ha
– Sawah (Padi siap panen) : 82 ha
– Tambak : 2 ha
– Jalan desa : 1.500 meter
– Sekolah : Nihil
– Masjid/Mushola : 3 unit
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Rp810 juta
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 5-15 cm
Ketinggian air di jalan 20-40 cm
Ketinggian air di pekarangan 20-50 cm
Ketinggian air di sawah 110 cm

14. Desa Pajeksan
– Rumah : 2 buah rumah
– Jumlah KK : 2 KK
– Jumlah jiwa : 7 jiwa
– Pekarangan : 0,8 m
– Sawah : Nihil
– Jalan desa : 500 m
– Sekolah : Nihil
– Masjid/mushola : Nihil
– Balai desa : Nihil
– Kerugian materil : Nihil
– Korban jiwa : Nihil
– Pengungsi : Nihil
– Kerugian : Nihil

Keterangan :
Ketinggian air di rumah 3-5 cm
Ketinggian air di jalan 5-25 cm
Ketinggian air di perkarangan 5-15 cm.
Ketinggian air di sawah: Nihil

Lebih lanjut Yusuf menjelaskan tindakan dan penanganan yang dilakukan pemerintah. Babinsa bersama bhabinkamtibmas dan pemerintah telah desa mendata lokasi yg terdampak banjir.

“Koordinasi ke Pemdes bila banjir lebih besar lagi dan datangnya sewaktu-waktu agar pemdes menyiapkan tempat evakuasi untuk pengungsi. Kita juga selalu menghimbau kepada warga agar tetap waspada dan jaga keselamatan maupun kesehatan,” tuturnya.



ARTIKEL TERKAIT