- 23 Juni 2026
NAHDLIYIN.COM, Surabaya – Dunia digital yang berkembang pesat menuntut organisasi keagamaan untuk siap menjaga keamanan informasi dan komunikasi. Menjawab tantangan ini, Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Madiun ikut ambil bagian dalam pelatihan keamanan digital bertajuk Cerdas Digital (CERDIG), Kamis (7/8/2025), di Ruang Anjasmoro, lantai 4 Kantor Diskominfo Jatim, Surabaya.
Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Madiun, Arina Manasikana, menyebut pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemahaman pengurus terhadap pentingnya keamanan di ruang digital. Ia menegaskan, dakwah saat ini tak lagi terbatas di mimbar atau majelis, tetapi telah merambah dunia maya.
“Pelatihan ini sangat penting. Keamanan digital menjadi tanggung jawab kita semua. Ruang dakwah kini semakin luas, termasuk di dunia siber,” ujar Arina.
Kegiatan yang digelar oleh PW Muslimat NU Jawa Timur bekerja sama dengan Diskominfo Provinsi Jawa Timur ini diikuti 50 pengurus cabang Muslimat NU se-Jawa Timur. Materi pelatihan fokus pada perlindungan sistem, jaringan, dan data dari potensi serangan siber, termasuk teknik pencegahan kebocoran informasi.
Ketua I PW Muslimat NU Jawa Timur, Udji Asiyah, menekankan bahwa pelatihan CERDIG tidak hanya membangun sistem komunikasi organisasi yang aman, tetapi juga memperkuat kapasitas perempuan dalam kepemimpinan digital.
“Muslimat NU sebagai organisasi besar memerlukan sistem komunikasi yang aman dari serangan siber agar dakwah tetap terpercaya,” jelasnya.
Udji menambahkan, CERDIG adalah bagian dari komitmen Muslimat NU untuk menumbuhkan budaya sadar digital, melindungi masyarakat dari dampak negatif teknologi informasi, sekaligus menjadi garda terdepan literasi digital di kalangan perempuan.
Dengan pelatihan ini, Muslimat NU di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Madiun, diharapkan mampu beradaptasi dengan tantangan era siber, menjaga integritas organisasi, serta memastikan dakwah tetap aman dan efektif di dunia maya.