Rabu, 24 Juni 2026 09:12 WIB

PCNU Mojokerto 2025-2030 Resmi Dilantik, Gus Kikin Tekankan Persatuan dan Ruh Ibadah


  • Minggu, 14 September 2025 11:19 WIB

NAHDLIYIN.COM, Mojokerto – Setelah penantian panjang, kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Mojokerto masa khidmat 2025-2030 akhirnya resmi dikukuhkan, Sabtu (13/9/2025). Prosesi pelantikan sekaligus pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) I berlangsung khidmat di Nine Star Hall, Kantor PCNU Jalan Raya RA Basuni, Kecamatan Sooko.

Pelantikan dipimpin Katib Aam PBNU KH Athoillah Sholahuddin Anwar dan Wasekjen PBNU Nur Hidayat. Seluruh jajaran pengurus membacakan ikrar dengan penuh kekhusyukan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Rais Syuriah PCNU Mojokerto KH Muslich Abbas, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, Wakil Bupati M. Rizal Octavian, serta jajaran forkopimda.

Dalam sambutannya, Gus Kikin mengingatkan pentingnya ukhuwah sebagai tugas utama NU.

“Tugas utamanya PCNU, paling tidak menjadikan guyub dan persatuan, khususnya bagi warga NU dan juga masyarakat secara umum,” ujarnya.

Cicit pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, ini juga menegaskan konsistensi pengurus dalam menghadapi tantangan zaman.

“Karena perkembangan zaman, seringkali kita lupa membedakan kepentingan pribadi dengan kepentingan umat. Maka perlu menjadi pikiran bahwa ibadah adalah ruh kegiatan,” tandasnya.

Gus Kikin berharap kepengurusan baru mampu bersinergi hingga ke tingkat pusat, termasuk mendukung program kemandirian ekonomi PWNU Jatim. Di antaranya pembangunan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan klinik, peningkatan pelayanan kesehatan melalui vaksinasi massal, serta penguatan pendidikan lewat beasiswa, kerja sama dengan 13 perguruan tinggi, hingga pendidikan karakter berbasis Aswaja.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Mojokerto H Abdul Muchid memaparkan sembilan isu strategis dalam program Nawa Cita NU. Fokus utamanya pada penguatan paham Aswaja An-Nahdliyah, penguatan organisasi dan lembaga, serta pengembangan SDM.

“Penguatan paham aswaja an-nahdliyah, penguatan organisasi dan lembaga, serta pengembangan SDM itu yang kami prioritaskan pertama,” tegasnya.

Untuk mewujudkan itu, jajaran tanfidziyah akan turun langsung hingga ke level anak ranting. Selain itu, Muchid memastikan PCNU Mojokerto akan bersinergi dengan Pemkab dalam menyelesaikan persoalan sosial dan keumatan.

“Untuk penguatan SDM, akan menggelar PD-PKPNU (pendidikan kader penggerak). Kami juga akan audiensi dengan Bupati Mojokerto untuk menyinergikan antara program PCNU dengan pemda,” pungkasnya.



ARTIKEL TERKAIT