Kamis, 25 Juli 2024 17:26 WIB

Alami Penganiayaan saat Demo Tapera, PMII Yogyakarta Resmi Lapor ke Polda DIY


  • Rabu, 12 Juni 2024 20:21 WIB

NAHDLIYIN.COM, Yogyakarta – Ketua PMII Cabang Yogyakarta Ilyasa Alfin Abadi mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda DIY pada Selasa (11/6/2024) untuk melaporkan oknum security dan aparat kepolisian atas dugaan penganiayaan yang dialami salah satu anggotanya.

"PMII sudah melapor ke Polda DIY. Terlapor adalah security DPRD DIY," katanya, dikonfirmasi, Rabu (12/6/2024).

Sebagaimana diketahui kejadian dugaan penganiayaan itu berlangsung pada saat ratusan mahasiswa menggelar unjuk rasa penolakan program tabungan perumahan rakyat (Tapera) dan komersialisasi pendidikan.

Unjuk rasa digelar pada Senin (10/6/2024) dihalaman gedung DPRD DIY dengan dihadiri mahasiswa berbagai kampus di Yogyakarta.

Berdasarkan dokumen yang diterima Pandangan Jogja, laporan tersebut tertuang pada surat bernomor LP/B/426/VI/2024/SPKT/POLDA D.I YOGYAKARTA.

“Terlapor diduga security kantor DPRD DIY,” bunyi surat tersebut yang ditandatangani KA SPKT POLDA DIY, Selasa (11/6/2024).

Dituliskan dalam surat tersebut, Ahmad Tomi tengah melakukan demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPRD DIY. Saat orasi mahasiswa membakar ban di tengah kerumunan.

“Tiba-tiba pelapor didorong oleh Terlapor yang merupakan petugas security Kantor DPRD DIY yang membawa alat pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Setelah itu datang lagi security lainnya memiting badang pelapor, membanting, memukul, dan menginjak pelapor,” jelasnya.

Ilyasa Alvin Abadi juga menegaskan bahwa dalam upaya pelaporan ini, Ahmad Tomi didampingi beberapa orang dari PMII DIY, termasuk dirinya.

“Bukti-bukti yang diserahkan ada baju bekas darah dan celana sobek,” kata Ilyasa .

“Dengan ini kami menuntut Polda DIY dan DPRD DIY untuk mengusut tuntas pelaku penganiayaan dan pengeroyokan terhadap kader PMII untuk dimintakan pertanggungjawaban hukum serta memulihkan hak-hak korban,” kata Ilyasa.

Apabila tuntutan tersebut tidak direalisasikan, pihaknya akan melakukan konsolidasi besar ke Kantor DPRD DIY dan Polda DIY.



ARTIKEL TERKAIT