Senin, 12 Januari 2026 10:43 WIB

Sambut Abad Kedua NU, Nahdliyin Purworejo Tanam Pohon Warisan Peradaban


  • Sabtu, 10 Januari 2026 14:31 WIB

NAHDLIYIN.COM, Purworejo – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo menggelar Gerakan Nahdliyin Tanam Pohon sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Jumat (9/1/2026). Kegiatan yang berlangsung di kawasan Taman Sidandang, Kaligesing, ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut Abad Kedua Nahdlatul Ulama.

Sejak pagi, berbagai jenis pohon bernilai ekologis dan historis ditanam bersama warga Menoreh. Jenis pohon yang ditanam antara lain ficus, beringin kuzi, beringin benyamin, beringin iprik, liar wilodo, loa, gayam (gatep), awar-awar, hingga kepuh. Kegiatan ini melibatkan lembaga-lembaga NU, badan otonom, relawan kebencanaan, serta masyarakat setempat.

Ketua PC GP Ansor Purworejo H. M. Tashilul Manasik (Gus Ahil) menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk sinergi dan tanggung jawab kolektif Nahdliyin dalam merawat bumi.

“Kita menanam pohon untuk Abad Kedua Nahdlatul Ulama, untuk merawat jagat menuju kebaikan di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ketua Lesbumi PWNU Jawa Tengah Abdul Gani menambahkan, gerakan tanam pohon sejalan dengan prinsip pertanian dan pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, menanam pohon adalah ikhtiar jangka panjang demi generasi mendatang, bukan semata-mata untuk menikmati hasil saat ini.

Apresiasi juga disampaikan Suroto, Lurah Kaligono, Kaligesing. Ia menilai program PCNU Purworejo menyentuh langsung masyarakat hingga tingkat desa dan berharap kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar kawasan makam keramat, dapat terus terjaga.

Sementara itu, Ketua Lesbumi PCNU Purworejo K. Ahmad Hanafi menjelaskan bahwa gerakan tanam pohon tersebut merupakan bagian dari program Asuh Bumi yang difokuskan pada konservasi lingkungan, khususnya di kawasan makam-makam yang dikeramatkan di wilayah Purworejo.

“Tujuan kegiatan ini adalah menjaga alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang. Apa yang kita tanam hari ini diharapkan memberi manfaat, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga bagi anak cucu kelak,” jelasnya.

Rais PCNU Purworejo turut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kaligono atas dukungan dan fasilitasi kegiatan, sekaligus membuka rangkaian acara dengan doa.

Selain penanaman pohon, kegiatan dilanjutkan dengan Sobo Punden Kaligesing, serta malam harinya digelar Selapanan Setu Pahingan TULADHA #4 bertema “Bincang Ekoteologi: Antara Air, Tanah, dan Iman” yang terbuka untuk umum.

Gerakan ini menegaskan komitmen NU Purworejo dalam merawat alam sebagai bagian dari ibadah serta tanggung jawab moral, sosial, dan spiritual Nahdliyin dalam menyongsong Abad Kedua Nahdlatul Ulama.



ARTIKEL TERKAIT