Rabu, 04 Februari 2026 08:07 WIB

Nyatakan Islah Tuntas, PBNU Kukuhkan Keputusan Konsultasi Syuriyah-Mustasyar di Lirboyo


  • Jum'at, 30 Januari 2026 16:29 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi mengukuhkan kembali KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU melalui Rapat Pleno yang dipimpin Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Rapat tersebut digelar di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Rapat Pleno ini mengesahkan Keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah dan Mustasyar yang sebelumnya diselenggarakan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada 25 Desember 2025. Dengan pengesahan tersebut, kepemimpinan PBNU dinyatakan kembali ke formasi awal sebagaimana hasil Muktamar Ke-34 NU di Lampung.

“Iya, betul. Kepemimpinan PBNU kembali ke formasi awal sesuai keputusan Muktamar Ke-34 NU di Lampung,” ujar Katib Aam PBNU KH Akhmad Said Asrori di Jakarta.

Selain memulihkan kepemimpinan Ketua Umum PBNU, Rapat Pleno juga memutuskan bahwa Muktamar Ke-35 NU akan digelar pada Juli atau Agustus 2026. Sebelumnya, PBNU akan terlebih dahulu menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU sebagai tahapan konstitusional organisasi.

Rapat Pleno turut menerima pengembalian mandat KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU serta memutuskan peninjauan kembali sejumlah surat keputusan organisasi yang diterbitkan tanpa kelengkapan tanda tangan struktural. Selain itu, PBNU menegaskan komitmen untuk memperbaiki tata kelola organisasi, termasuk administrasi dan keuangan, dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Dengan pengukuhan ini, PBNU menyatakan bahwa proses islah telah tuntas dan selesai secara organisatoris,” tegas Kiai Said Asrori.

Ia mengajak seluruh jajaran pengurus NU di semua tingkatan untuk kembali memusatkan perhatian pada khidmah jam’iyah, memperkuat persatuan, serta menjalankan program-program strategis NU di bidang keagamaan, kebangsaan, dan kemasyarakatan.

Rapat Pleno PBNU dilaksanakan secara hybrid dan dihadiri sejumlah pimpinan serta tokoh NU, di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Rais PBNU Prof Mohammad Nuh, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, Bendahara Umum PBNU Gudfan Arif, Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa, Ketua PP Muslimat NU Hj Arifatul Choiri Fauzi, serta Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah.



ARTIKEL TERKAIT