- 21 Oktober 2026
NAHDLIYIN.COM, Pati – Santri tidak cukup hanya menjadi penjaga tradisi keagamaan, tetapi juga harus mampu mengambil peran dalam menjawab tantangan zaman dan mendorong kemajuan daerah. Kemandirian, karya, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian penting dari perjuangan santri masa kini.
Pesan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, saat menghadiri Apel Hari Santri 2026 di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Pati, Rabu (21/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Chandra mengajak para santri, khususnya generasi muda, untuk terus mengembangkan potensi diri dan menjadi pribadi yang mandiri serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi Kabupaten Pati.
“Untuk para santri muda, teruslah berusaha menjadi santri yang hebat dan mandiri. Jadilah generasi yang mampu memberikan potensi terbaik bagi Kabupaten Pati,” pesannya.
Menurut Chandra, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu harus terus hidup dalam diri generasi muda. Semangat tersebut tidak cukup dikenang melalui peringatan seremonial, tetapi perlu diterjemahkan menjadi karya, pengabdian, dan tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat.
Santri, lanjutnya, memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan. Karena itu, nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian yang tumbuh di lingkungan pesantren perlu terus dirawat sekaligus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Perkuat Sinergi Pemerintah dan NU
Pada kesempatan yang sama, Chandra menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati untuk terus memperkuat kerja sama dengan Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonomnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu upaya untuk mendukung pembangunan sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, semangat Hari Santri tidak berhenti pada penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat pengabdian bersama.
Diawali Peluncuran Ambulans dan Napak Tilas
Rangkaian peringatan Hari Santri 2026 di Kabupaten Pati diawali dengan peluncuran ambulans PCNU Kabupaten Pati dan pelepasan rombongan napak tilas Gus Hasyim Mahfudz di Kantor MWC NU Sukolilo, Desa Cengkalsewu.
Setelah itu, Chandra bersama rombongan menuju TMP Giri Dharma Pati untuk mengikuti apel ziarah sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri.
Kegiatan tersebut diikuti para santri, alim ulama, pengurus PCNU Kabupaten Pati, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukolilo, pengurus MWC NU Sukolilo, badan otonom NU, serta masyarakat setempat.
Melalui momentum ini, semangat Hari Santri kembali diteguhkan sebagai pengingat bahwa perjuangan para pendahulu perlu diteruskan oleh generasi sekarang. Santri diharapkan tidak hanya menjaga warisan keilmuan dan keagamaan, tetapi juga mengembangkan kemandirian serta mengambil bagian dalam membangun masyarakat dan daerah.