Kamis, 08 Januari 2026 07:24 WIB

PBNU Resmi Luncurkan Tema Harlah 1 Abad NU Masehi, Resepsi Puncak di GBK


  • Selasa, 06 Januari 2026 15:37 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) resmi meluncurkan tema Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama versi Masehi, yakni “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.”

Peluncuran tema tersebut disampaikan Gus Yahya dalam acara Khatmil Qur’an dan Istighotsah Harlah ke-103 NU yang digelar di Lobi Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

“Ini tagline yang disepakati dalam rapat gabungan pada Agustus 2025 lalu,” ujar Gus Yahya dalam sambutannya.

Gus Yahya menjelaskan bahwa tema tersebut merupakan kelanjutan dari visi besar NU, yakni membangun peradaban, yang juga menjadi cita-cita utama berdirinya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Tema ini sekaligus berkesinambungan dengan Harlah 1 Abad NU versi Hijriah yang mengusung semangat Merawat Jagat, Membangun Peradaban.

“Jam’iyyah ini didirikan dengan visi membangun peradaban. Itu berarti bukan hanya untuk bangsa Indonesia, bukan hanya untuk kaum mukminin, tetapi untuk seluruh umat manusia,” tegasnya.

Menurut Gus Yahya, tujuan akhir dari perjuangan NU adalah mewujudkan peradaban yang mulia. Karena itu, seluruh warga NU diminta menghidupkan cita-cita tersebut dalam pikiran dan hati.

“Maka kita semua harus menghidupkan cita-cita peradaban yang mulia ini untuk seluruh umat manusia,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Gus Yahya juga menekankan pentingnya persatuan di tubuh NU. Ia menegaskan bahwa perjuangan besar hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen NU bersatu sebagai satu tubuh yang kuat.

“Tidak ada pilihan untuk menjadi barisan perjuangan yang kuat selain kita harus bersatu,” tandasnya.

Gus Yahya menjelaskan bahwa berdasarkan hasil Muktamar ke-32 di Makassar, peringatan Harlah NU sejatinya menggunakan penanggalan Hijriah. Namun, demi memudahkan komunikasi dan pemahaman di tingkat internasional, PBNU juga menetapkan peringatan Harlah NU dengan penanggalan Masehi.

“Kita juga akan menyelenggarakan selamatan 100 tahun Nahdlatul Ulama menurut kalender Masehi pada 31 Januari, karena NU didirikan pada 16 Rajab 1344 Hijriah yang bertepatan dengan 31 Januari 1926,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Yahya menyebut bahwa Harlah 1 Abad NU versi Masehi direncanakan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 31 Januari 2026.

“Insyaallah kita akan selenggarakan selamatan di Gelora Bung Karno. Mudah-mudahan bisa cukup besar, meskipun tidak sebesar peringatan 1 Abad NU tahun 1444 Hijriah di Sidoarjo,” pungkasnya.



ARTIKEL TERKAIT