- 13 Mei 2026
NAHDLIYIN.COM, Indragiri Hulu – Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menggelar peringatan Satu Abad Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama, Selasa (27/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Kantor PCNU Inhu, Jalan Lintas Timur, Desa Sungai Dawu, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.
Peringatan satu abad NU tersebut mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Mulia.” Rangkaian acara diawali dengan istigodzah dan doa bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Huda, KH Ali Muhtarom.
Ketua Tanfidziah PCNU Inhu, KH Andik Setiawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama telah mengambil peran strategis sejak sebelum kemerdekaan Indonesia dan terus berkomitmen menjaga keutuhan serta kedaulatan bangsa hingga saat ini.
“NU bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga penjaga masa depan Indonesia. Karena itu, kami berharap Pemerintah Kabupaten Inhu terus mendukung program-program PCNU demi kemaslahatan umat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Rois Syuriah PCNU Inhu, KH Natiqul Khair, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang selama ini terjalin antara NU dan Pemerintah Kabupaten Inhu. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan semakin diperkuat ke depan.
Wakil Bupati Inhu, Hendrizal, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengakui peran vital NU sebagai organisasi keagamaan yang berdiri di atas nilai keberagaman dan berkontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial serta kemaslahatan masyarakat.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas diresmikannya Gedung PCNU Kabupaten Inhu. “Ke depan, kami berharap rencana rehabilitasi gedung PCNU ini dapat diusulkan melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes) dan Musrenbang,” katanya.
Di akhir sambutannya, Hendrizal mengucapkan selamat Harlah Satu Abad NU dan mendoakan agar Nahdlatul Ulama senantiasa istiqamah dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.
Puncak peringatan Harlah Satu Abad NU di Inhu ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh KH M. Thaib Firdaus. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pengurus Muslimat NU, Ansor, Banser, badan otonom NU lainnya, para kiai, serta santri dari berbagai pondok pesantren.