Selasa, 07 April 2026 03:49 WIB

PCNU Se-Madura Solid Usulkan Bangkalan Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU


  • Senin, 06 April 2026 18:38 WIB

NAHDLIYIN.COM, Bangkalan – Kepanitiaan inti Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) mulai terbentuk seiring dengan pembentukan Panitia Konferensi Besar NU dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama. Dinamika ini disambut respons cepat dari jajaran pengurus cabang NU di Pulau Madura.

Empat PCNU se-Madura—Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep—menggelar konsolidasi di Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal, Sampang, Sabtu (4/4/2026). Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bulat untuk mengusulkan Demangan, Kota Bangkalan sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Juru bicara pertemuan, Ahrori Dhofir, menegaskan bahwa usulan tersebut bukan tanpa alasan. Ia menyebut Bangkalan memiliki nilai historis kuat dalam perjalanan lahirnya NU, terutama terkait isyarah tongkat dan tasbih dari Kholil Bangkalan kepada As'ad Syamsul Arifin.

“Bangkalan adalah sumber dan akar sejarah NU. Sudah saatnya NU kembali ke akar itu,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU Syaifullah Yusuf ditunjuk sebagai Ketua Panitia Konferensi Besar dan Munas Alim Ulama sekaligus Ketua Panitia Muktamar ke-35 NU. Penunjukan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Trenggalek beberapa waktu lalu.

Dalam forum tersebut, PCNU se-Madura juga menyampaikan lima poin sikap. Selain mendukung pembentukan panitia, mereka secara resmi mengajukan Bangkalan sebagai tuan rumah, serta mengajak seluruh elemen NU—baik PWNU, PCNU, hingga PCINU—untuk memberikan dukungan penuh.

Tak hanya itu, mereka juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir sekaligus membuka secara resmi Muktamar ke-35 NU yang direncanakan berlangsung pada Juli atau Agustus 2026.

Konsolidasi ini menjadi sinyal kuat bahwa Madura serius dan siap menjadi pusat perhelatan akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut, sekaligus mengembalikan ruh sejarah NU ke tempat asalnya.



ARTIKEL TERKAIT