- 17 April 2026
NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendorong optimalisasi zakat sebagai instrumen strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat di tengah tekanan krisis global yang berdampak pada ekonomi dan kesejahteraan rakyat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum PBNU Amin Said Husni saat menghadiri Halal Bihalal Perkumpulan Organisasi Zakat (Poroz) di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (16/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Amin menyampaikan pesan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf yang mengapresiasi capaian pengumpulan zakat oleh lembaga-lembaga yang tergabung dalam Poroz. Ia menilai tren peningkatan tersebut menjadi sinyal positif, sekaligus peluang untuk mengoptimalkan potensi zakat yang masih sangat besar.
“Gus Yahya mengapresiasi capaian lembaga amil zakat yang bergabung dalam Poroz, yang dari tahun ke tahun terus menunjukkan peningkatan dalam pengumpulan zakat,” ujar Amin Said.
Namun demikian, PBNU menekankan bahwa penguatan zakat tidak cukup hanya pada aspek penghimpunan. Kolaborasi antar-lembaga amil zakat dinilai menjadi kunci agar penyaluran zakat lebih terarah dan berdampak nyata bagi pemberdayaan masyarakat.
“Ketua Umum berharap Lembaga Amil Zakat yang berhimpun di Poroz berkolaborasi dalam pemberdayaan, sehingga pemanfaatan zakat ke depan dapat lebih terkonsentrasi,” ujarnya.
Selain itu, PBNU juga menyoroti pentingnya peran zakat dalam merespons dampak konflik global, khususnya perang di Timur Tengah. Menurut Amin, gejolak tersebut turut memengaruhi kondisi ekonomi nasional, mulai dari gangguan pasokan energi hingga kenaikan harga kebutuhan pokok yang berpotensi memperparah kemiskinan.
“Ketua Umum (Gus Yahya) berharap Poroz ikut memikirkan mitigasi dampak perang di Timur Tengah, yang juga dampaknya dirasakan di Indonesia,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, PBNU tengah menginisiasi Gerakan Peningkatan Ketahanan Masyarakat guna membantu warga menghadapi tekanan krisis. Dalam konteks ini, zakat diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam memperkuat daya tahan ekonomi masyarakat.
“Zakat sebetulnya sangat diharapkan untuk bisa menjadi solusi dalam meningkatkan ketahanan masyarakat,” pungkasnya.