Kamis, 30 April 2026 18:49 WIB

Gus Ipul Respons Desakan PWNU: Muktamar NU Agustus, Panitia Sudah Rampung


  • Kamis, 30 April 2026 13:16 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama tetap mengacu pada hasil rapat pleno serta arahan Rais Aam PBNU, di tengah munculnya desakan dari Forum Ketua PWNU se-Indonesia.

Menurut Gus Ipul, keputusan mengenai jadwal Muktamar telah disepakati sebelumnya dan harus dijalankan secara konsisten. “Semua sesuai pleno dan arahan Rais Aam. Sebelumnya sudah diputuskan Muktamar digelar Agustus, dan itu yang harus kita laksanakan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia memastikan, seluruh tahapan persiapan Muktamar terus berjalan. Susunan kepanitiaan disebut telah rampung dan saat ini tinggal dikonsultasikan kepada Rais Aam serta Ketua Umum PBNU. Selain itu, draf pelaksanaan Muktamar juga telah disusun dan hampir seluruhnya selesai.

PBNU, lanjut Gus Ipul, menyambut baik aspirasi yang disampaikan para Ketua PWNU dalam forum silaturahmi. Ia menilai masukan tersebut sejalan dengan mekanisme organisasi dan menjadi bagian dari dinamika internal yang sehat.

“Pada prinsipnya, proses tetap berjalan sesuai mekanisme dan hasil rapat teknis yang telah disepakati bersama,” tegasnya.

Dalam rangkaian menuju Muktamar, PBNU juga akan menggelar Konferensi Besar (Konbes) pada Juni 2026. Agenda ini menjadi bagian penting dalam konsolidasi organisasi sebelum pelaksanaan Muktamar pada Agustus mendatang.

Sebelumnya, Forum Ketua PWNU se-Indonesia menggelar pertemuan di Jakarta dan menghasilkan sejumlah poin kesepakatan, termasuk dorongan agar Muktamar NU dapat dilaksanakan pada akhir Juli atau awal Agustus 2026.

Ketua PWNU Jawa Timur, Abdul Hakim Mahfudz, membenarkan adanya pertemuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa forum juga mendorong percepatan penyelesaian administrasi serta penetapan peserta Muktamar.

Sementara itu, Ketua PWNU Jawa Barat, Juhadi Muhammad, turut mengonfirmasi bahwa kesepakatan forum telah dituangkan dalam dokumen resmi.

Dengan respons PBNU tersebut, sinyal pelaksanaan Muktamar NU pada Agustus 2026 kian menguat, seiring upaya konsolidasi internal yang terus dilakukan organisasi.



ARTIKEL TERKAIT