- 13 Mei 2026
NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama akan digelar pada Agustus 2026 mendatang. Saat ini, PBNU terus mematangkan berbagai persiapan menuju forum tertinggi organisasi tersebut.
“Muktamar sekarang semua dalam proses. Insyaallah dilaksanakan pada bulan Agustus, dan bulan Juni nanti kita akan lakukan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar,” ujar Gus Ipul di Jakarta, Jumat (8/5/2026).
Gus Ipul menjelaskan, Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU akan menjadi forum penting untuk merumuskan berbagai gagasan strategis sebelum dibawa ke arena muktamar. Ia berharap seluruh struktur NU, mulai dari tingkat ranting hingga cabang, ikut memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan jam’iyyah.
“Semua tingkatan diharapkan memberikan usulan-usulan terbaik untuk perbaikan NU ke depan,” katanya.
Di tengah mulai menghangatnya dinamika menjelang muktamar, Gus Ipul juga menegaskan dirinya tidak akan maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Menteri Sosial RI itu mengaku tidak merasa memenuhi syarat untuk memimpin organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.
“Saya enggak, saya sudah sampaikan berulang-ulang. Saya merasa tidak mencukupi syarat untuk bisa jadi ketua umum,” tegasnya.
Meski demikian, ia memastikan proses pencalonan tetap terbuka bagi siapa saja yang memenuhi syarat dan mendapat dukungan. Hingga saat ini, menurutnya, belum ada kandidat yang secara resmi mendeklarasikan diri maju sebagai calon Ketua Umum PBNU.
“Semua diberi kesempatan untuk bisa mencalonkan diri,” ujarnya.
Gus Ipul juga menepis anggapan adanya campur tangan kekuasaan dalam pelaksanaan Muktamar NU. Ia optimistis Presiden akan menghormati penuh mekanisme organisasi dan menyerahkan proses pemilihan pimpinan NU kepada forum muktamar.
“Presiden kenal baik tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama, banyak kenal ulama, kiai, dan pengasuh pesantren. Saya percaya Presiden akan menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan pimpinan Nahdlatul Ulama kepada Muktamar,” pungkasnya.