Kamis, 27 Agustus 2026 13:17 WIB

Ratusan Becak Listrik Gratis Siap Antar Muktamirin di Arena Muktamar Ke-35 NU


  • Kamis, 27 Agustus 2026 10:44 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jombang – Ratusan becak listrik disiapkan untuk mendukung mobilitas peserta Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Fasilitas transportasi tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis oleh seluruh peserta Muktamar untuk menuju sejumlah titik strategis, termasuk lokasi registrasi dan penginapan.

Pantauan Nahdliyin.com, ratusan becak listrik lengkap dengan pengemudinya tampak berjejer di sepanjang Gang PD, Tambakberas. Deretan becak tersebut membentang dari depan Madrasah Aliyah Bahrul Ulum yang menjadi salah satu lokasi registrasi peserta hingga Kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Salah seorang pengemudi becak listrik, M Usman (49), mengatakan fasilitas tersebut memang diperuntukkan bagi peserta Muktamar dan tidak dipungut biaya.

“Memang perintah dari Gus Rozaq (Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU) untuk digratiskan. Kita tidak boleh minta bayaran,” ujar Usman di Jombang, Rabu (26/8/2026).

Meski peserta tidak dikenakan biaya, para pengemudi tetap mendapatkan bisyaroh dari panitia sebesar Rp150.000 per hari untuk setiap jadwal shift.

“Bisyarohnya diberikan di akhir jadwal shift,” katanya.

Usman menjelaskan, pengemudi becak listrik dibagi menjadi dua shift. Shift pertama berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB, sedangkan shift kedua mulai pukul 16.00–22.00 WIB.

“Setiap sif bekerja selama delapan jam. Ini saya kebagian sif pagi, tadi mulainya pukul 08.00 WIB, sudah lebih 10 kali mengantar peserta Muktamar NU,” ungkapnya.

Bagi Usman, keterlibatan dalam layanan transportasi Muktamar juga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga. Sebab, pendapatan yang diperoleh selama bertugas lebih pasti dibandingkan penghasilannya sebagai pengemudi becak motor sehari-hari.

“Beda sama yang harian biasa pas tidak ada event seperti ini, pendapatan malah tidak menentu,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ahmad Hanif (55), pengemudi becak listrik lainnya. Ia mengaku bersyukur karena mendapat tambahan pendapatan selama berlangsungnya Muktamar.

“Ya, lebih pasti ini bayarannya. Kalau hari biasanya kecil, karena bersaing dengan ojek online,” kata Hanif.

Hanif yang bertugas pada shift pagi mengaku telah mengantar enam peserta Muktamar sejak pagi. Tujuan para penumpang beragam, namun sebagian besar menuju lokasi penginapan.

“Macam-macam tujuannya, mayoritas ke penginapan,” tuturnya.

Sementara itu, peserta Muktamar Ke-35 NU dari berbagai daerah mulai berdatangan ke Tambakberas sejak Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Setibanya di lokasi, para peserta langsung menuju sejumlah titik registrasi yang telah disiapkan panitia. Setelah menyelesaikan proses registrasi, peserta kemudian diarahkan menuju penginapan masing-masing.

Kehadiran ratusan becak listrik gratis tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan panitia untuk memastikan mobilitas peserta Muktamar berjalan mudah, nyaman, dan lancar selama mengikuti rangkaian Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas.
 



ARTIKEL TERKAIT