Kamis, 24 September 2026 00:42 WIB

GP Ansor Lepas Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional 2026 pada Peringatan Maulid Nabi


  • Rabu, 23 September 2026 20:27 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor resmi melepas Satuan Tugas (Satgas) Aksi Kemanusiaan Nasional Ansor 2026 dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Pelepasan berlangsung di Masjid KH Abdurrahman Wahid, Jalan Kramat Raya No. 65A, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026) malam.

Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharaddin mengatakan, berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari erupsi gunung, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga kekeringan, menjadi panggilan kemanusiaan bagi kader Ansor.

Menurutnya, GP Ansor bersama badan dan perangkatnya, yakni Banser dan Rijalul Ansor, perlu bergerak secara terpadu sesuai kapasitas masing-masing.

“Maka nanti kami berharap ada kesatuan yang terpadu antara Ansor, Banser, dan Rijalul Ansor,” kata Addin.

Addin menjelaskan, pembagian peran menjadi bagian penting dalam membangun keterpaduan aksi. Pengurus Ansor diarahkan menguasai strategi pengelolaan kebencanaan, termasuk membangun dan mengelola kemitraan.

Sementara itu, Banser dimandatkan untuk melakukan penanganan langsung di lapangan. Unsur ini mencakup Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Relawan Kebakaran (Balakar), dan Banser Maritim (Baritim).

Adapun Rijalul Ansor diarahkan memperkuat ikhtiar ruhaniah melalui istighotsah, pembacaan manaqib orang saleh, doa bersama, serta ziarah ke makam para raja dan alim ulama.

“Jadi, baik Ansor, Banser, maupun Rijalul Ansor, semua satu kesatuan menjadi gerakan spiritual sekaligus kemanusiaan,” tegas Addin.

Enam Sektor Kemanusiaan

Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional Ansor 2026 akan menyasar enam sektor pengabdian, yakni karhutla, erupsi gunung, kekeringan, gempa bumi, banjir, dan pembersihan area sungai.

Addin berharap gerakan tersebut dapat menjadi ikhtiar bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus menghadapi berbagai persoalan kebencanaan di Indonesia.

“Semoga dengan ini Indonesia baik-baik saja dan kita bisa mengatasi berbagai macam problem yang ada di masyarakat,” pungkasnya.

Resmi Dilepas

Prosesi pelepasan Satgas ditandai dengan penyematan rompi kepada perwakilan anggota Bagana, Balakar, dan Baritim.

Setelah penyematan rompi, Addin Jauharaddin memimpin langsung prosesi pelepasan Satgas Aksi Kemanusiaan Nasional Ansor 2026.

“Dengan ini saya lepaskan dan kegiatan ini saya resmikan, bismillahirrahmanirrahim,” ucap Addin, yang kemudian disambut tepuk tangan para hadirin.
 



ARTIKEL TERKAIT