Jum'at, 03 April 2026 09:22 WIB

Berpotensi Adu Domba, Gus Ubaidillah Kecam Pernyataan Rieke Diah Pitaloka


  • Sabtu, 04 November 2023 15:46 WIB

NAHDLIYIN.COM, Surabaya – Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Gus Ubaidillah Amin menanggapi pernyataan politisi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka.

Diketahui anggota Fraksi PDI Perjuangan itu meminta berhenti menilai tragedi kemanusiaan Gaza berpotensi membangunkan sel terorisme yang dianggapnya hanya pengalihan isu.

Untuk itu, Gus Ubaidillah dengan tegas mendukung imbauan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). 

"Salah satunya dengan mewaspadai tumbuhnya benih-benih terorisme di Indonesia terkait dampak perang Israel dan Palestina," ujarnya, Sabtu (04/11/2023).

Ubaidillah Amin pengasuh pondok pesantren Annuriyyah Kaliwining Jember ini mengungkapkan, ini bukan sebuah pengalihan isu. Kapolri sebagai pemimpin tertinggi tentu membaca dan mendengar terkait efek dan dampak perang Israel dan Palestina. Ini membuatnya mengeluarkan imbauan.

"Ini menurut saya wajib beliau ungkapkan untuk memelihara Kamtibmas di Indonesia apalagi menjelang Pilpres 2024," ungkapnya.

Ubaidillah menambahkan, bukan tidak mungkin memanfaatkan solidaritas terhadap rakyat Palestina dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Saya berharap semua pihak mewaspadai dan memberantas radikalisme serta potensi terorisme di Indonesia, mewaspadai benih-benih radikalisme dan teroris di Indonesia," ujar Pengurus Lajnah Falakiyah PBNU tersebut.

Dia juga menegaskan sangat mendukung pernyataan Kapolri dan berharap agar politisi berhati-hati.

"Tolong pernyataannya dijaga dalam berbicara apalagi di tahun politik ini. Jangan hanya untuk mencari simpati masyarakat seolah-olah peduli dengan Palestina. Tupoksi Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," tambahnya.

Sebagaimana dilansir detikcom, arahan Jenderal Sigit soal waspada sel tidur teroris itu disampaikan saat acara Apel Kasatwil 2023 di Jakarta, Rabu (1/11/2023) lalu. Dia menyampaikan, sudah 57 orang ditangkap terkait terorisme pada beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, polisi harus mengantisipasi teror agar agenda pemilu dan pembangunan dapat berjalan lancar. Polisi juga mewaspadai munculnya sel-sel tidur yang terafiliasi dengan teroris.

"Beberapa waktu lalu dampak dari perang Israel Palestina tentunya juga membangkitkan sel-sel tidur yang terafiliasi dengan teroris dan mau tidak mau kita tentunya harus waspada," ujar Sigit dalam Apel itu.

Mengutip dari Antara, kemudian Rieke Diah Pitaloka yang merupakan anggota DPR Fraksi PDIP mengkritik Jenderal Sigit. Dia mengatakan kemerdekaan ialah hak segala bangsa dan Palestina berhak memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Israel. Rieke tidak sependapat bahwa tragedi kemanusiaan di Jalur Gaza saat ini dianggap berpotensi membangunkan sel tidur terorisme.

"Mohon dengan segala hormat, hentikan menilai tragedi kemanusiaan Gaza berpotensi membangunkan sel terorisme," kata Rieke, Kamis (2/11/2023).

"Sekali lagi, mohon dengan segala kerendahan hati pada siapa pun, jangan menggunakan tragedi kemanusiaan di Gaza sebagai pengalihan isu. Utamanya, soal polemik konstitusi di Mahkamah Konstitusi (MK) akhir-akhir ini," katanya.



ARTIKEL TERKAIT