Jum'at, 05 Juni 2026 00:41 WIB

PBNU Tetapkan Munas dan Konbes NU 2026 Digelar di Pesantren Al-Falah Ploso Kediri


  • Kamis, 04 Juni 2026 21:28 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, sebagai lokasi penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU yang akan berlangsung pada 20–21 Juni 2026.

Keputusan tersebut disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar melalui surat bernomor 353/PB.23/A.II.08.03/99/06/2026 tentang Petunjuk dan Instruksi Terkait Pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU.

Dalam surat tersebut, KH Miftachul Akhyar menjelaskan bahwa keputusan penetapan lokasi telah dikomunikasikan kepada Ketua Umum PBNU jauh sebelum surat resmi diterbitkan.

“Bahwa pilihan dan keputusan tersebut telah saya komunikasikan kepada Yang Terhormat Ketua Umum PBNU melalui pesan WhatsApp sejak tanggal 1 Juni 2026,” tulis KH Miftachul Akhyar sebagaimana dikutip pada Kamis (4/6/2026).

Selain menetapkan lokasi penyelenggaraan, Rais Aam PBNU juga menginstruksikan seluruh panitia untuk segera melakukan persiapan secara maksimal. Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) diminta bekerja secara penuh serta menjalin koordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan agenda nasional NU tersebut berjalan sukses.

“Dengan ini saya instruksikan kepada Steering Committee dan Organizing Committee untuk segera bekerja sekuat tenaga (all out) dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menyiapkan penyelenggaraan Munas Alim Ulama dan Konbes NU dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Instruksi tersebut dibenarkan oleh Katib Aam PBNU KH Said Asrori. Saat dikonfirmasi, ia memastikan bahwa surat petunjuk dan instruksi dari Rais Aam PBNU telah diterbitkan dan mulai ditindaklanjuti oleh panitia.

Sebelumnya, terdapat tiga pondok pesantren yang masuk dalam daftar kandidat tuan rumah, yakni Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar di Medan, Pondok Pesantren Shiin Al-Falah di Padang, dan Pondok Pesantren Al-Falah Ploso di Kediri. Setelah melalui berbagai pertimbangan, Pondok Pesantren Al-Falah Ploso akhirnya dipilih menjadi lokasi pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBNU H Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa rapat pleno PBNU juga memutuskan percepatan pembahasan berbagai materi strategis yang akan dibahas dalam Munas dan Konbes sebagai bagian dari persiapan menuju Muktamar NU mendatang.

Menurut Gus Ipul, sejumlah rancangan peraturan perkumpulan tengah disiapkan, di antaranya terkait pengelolaan badan usaha milik PBNU, tata kelola keuangan organisasi, serta penguatan sistem Digdaya yang menjadi bagian dari transformasi tata kelola persuratan dan administrasi PBNU dari sistem manual menuju sistem digital.

“Ini adalah masa-masa yang krusial. Ada hal-hal yang ke depan perlu diperbaiki dan dijadikan pelajaran untuk kemudian dituangkan dalam peraturan-peraturan perkumpulan,” ujar Gus Ipul.

Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 dipandang sebagai forum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun berbagai regulasi internal, serta merumuskan rekomendasi strategis yang akan menjadi pijakan bagi Nahdlatul Ulama dalam menghadapi tantangan masa depan. Forum ini juga diharapkan menjadi momentum untuk menyelaraskan langkah organisasi menjelang pelaksanaan Muktamar NU yang akan datang.
 



ARTIKEL TERKAIT