- 18 Agustus 2026
NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, mengajak seluruh warga NU untuk memperbanyak zikir berupa istighfar dan shalawat Nabi seusai shalat Maghrib hingga Isya, pada Kamis malam (4/9/2025) yang bertepatan dengan malam 12 Rabiul Awal 1447 H.
“Jangan berhenti berzikir, wirid sampai Isya. Disambung dengan shalat Isya,” pesan Gus Yahya dalam pertemuan daring bersama PWNU dan PCNU se-Indonesia, Rabu (3/9/2025).
Menurutnya, amaliah yang dilakukan secara istiqamah ini bukan hanya ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga doa bersama demi kebaikan, kemaslahatan, dan keselamatan bangsa. Gus Yahya menegaskan, kegiatan tersebut cukup dilakukan secara sederhana dan terdesentralisasi, baik di masjid, mushala, maupun rumah masing-masing, tanpa harus mengumpulkan massa dalam jumlah besar.
“Para ulama terdahulu juga menempuh ikhtiar batin saat menghadapi berbagai gejolak. Kini kita pun menghadapi tantangan yang bisa mengancam kelangsungan bangsa, maka kita perlu sungguh-sungguh menjaga agar negara yang kita cintai ini tetap bertahan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU, H Amin Said Husni, menegaskan bahwa PBNU mengambil kebijakan untuk menunda kegiatan seremonial atau acara besar yang berpotensi menghadirkan massa dalam jumlah banyak. Hal ini dilakukan demi menjaga stabilitas di tengah situasi yang dinilai belum sepenuhnya kondusif di sejumlah daerah.
“Untuk sementara, kegiatan dengan massa besar hendaknya ditunda hingga keadaan benar-benar kondusif. Ini semata-mata sebagai langkah antisipasi,” ujarnya.
PBNU akan segera menyampaikan imbauan tersebut secara resmi melalui surat edaran ke seluruh jajaran pengurus, mulai dari wilayah, cabang, hingga ranting.