Selasa, 28 Juli 2026 12:02 WIB

NU Pati Soroti Menjamurnya Karaoke: Pati Kota Religius, Bukan Bumi Karaoke


  • Senin, 15 September 2025 13:36 WIB

NAHDLIYIN.COM, Pati – Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pati kembali menyoroti menjamurnya tempat karaoke yang dinilai meresahkan masyarakat. Fenomena ini dianggap mencederai identitas Pati sebagai kota religius.

“Pati sejatinya kota religius, di setiap pojok wilayah ada wali. Tetapi sekarang sering disebut Pati Bumi Karaoke. Ini sangat memprihatinkan,” tegas Rais Syuriyah PCNU Pati KH Minanurrohman saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) PCNU Pati bersama MWCNU dan PRNU se-eks Kawedanan Jakenan di Gedung IPHI Pucakwangi, Minggu (14/9/2025).

Rakor yang diikuti jajaran pengurus MWC dan Ranting NU dari Kecamatan Pucakwangi, Jakenan, Jaken, dan Winong itu menegaskan kembali pentingnya NU hadir memberi solusi atas problem sosial, termasuk maraknya praktik kemaksiatan.

Menurut Kiai Minan, keberadaan karaoke di Pati bukan sekadar hiburan, melainkan sering diwarnai praktik negatif seperti keberadaan pemandu karaoke hingga peredaran minuman keras. Padahal, regulasi sudah jelas tercantum dalam Perda Nomor 8 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan.

“NU harus konsisten dalam dakwah, termasuk mencegah keburukan dan mendorong tatanan hidup masyarakat yang penuh kemaslahatan. Pemkab Pati juga harus tegas menegakkan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Minan mengingatkan dua prinsip penting bagi pengurus NU di semua tingkatan: menjadi teladan (uswatun hasanah) dan menjaga kebersamaan dalam satu barisan.

“Kita harus disiplin, taat SOP, dan satu komando. Menjam’iyahkan jamaah itu sangat penting,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Pati KH Yusuf Hasyim menegaskan NU adalah jam’iyyah diniyyah islamiyyah ijtima’iyyah yang mengemban misi keagamaan sekaligus sosial. Karena itu, setiap pengurus wajib mengajak jamaah berjam’iyyah agar peran NU di masyarakat semakin tertata dan solid.

Rakor ini, tambah Kiai Yusuf, bertujuan memperkuat pemahaman AD/ART sekaligus memastikan sistem organisasi NU berjalan rapi dari pusat hingga ranting, serta menyatukan langkah bersama badan otonom (banom).



ARTIKEL TERKAIT