Jum'at, 06 Februari 2026 05:43 WIB

Mujahadah Kubro Satu Abad NU, Malang Bersiap Sambut Puluhan Ribu Nahdliyin


  • Kamis, 05 Februari 2026 21:59 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Kota Malang bersiap menyambut perhelatan akbar Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung pada 7–8 Februari 2026. Atmosfer kesiapan mulai terasa, dari pusat kota hingga kawasan Stadion Gajayana yang menjadi lokasi utama kegiatan.

Sejak beberapa hari terakhir, aktivitas persiapan terlihat intens di Stadion Gajayana. Panitia mulai menata area di dalam stadion serta kawasan sekitar sisi timur untuk memastikan kelancaran pelaksanaan mujahadah yang diperkirakan akan dihadiri puluhan ribu warga nahdliyin dari berbagai daerah.

Nuansa perhelatan besar juga tampak di ruang publik Kota Malang. Sejumlah baliho dan spanduk bertema Satu Abad NU terpasang di titik-titik strategis, menandai antusiasme masyarakat menyambut agenda keagamaan berskala nasional tersebut.

Rencana kehadiran Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menjadi perhatian khusus. Pemerintah Kota Malang bersama PCNU Kota Malang menyatakan kesiapan penuh menyambut kehadiran Presiden dalam Mujahadah Kubro ini.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, koordinasi intensif telah dilakukan bersama Sekretariat Kabinet sejak jauh hari. Berbagai skema pengamanan dan pengaturan teknis disiapkan guna mengantisipasi dinamika di lapangan.

“Koordinasi terus berjalan, termasuk menyiapkan alternatif-alternatif pengamanan agar acara berjalan lancar,” ujarnya.

Selain pengamanan presiden, Pemkot Malang juga menyiapkan pengaturan arus jemaah, terutama di sekitar Stadion Gajayana. Dengan kapasitas stadion sekitar 25 ribu orang, jemaah diperkirakan akan meluber ke jalan-jalan di sekitarnya.
“Fokus pengamanan tidak hanya di dalam stadion, tapi juga di luar. Jalur-jalur akan diatur agar tetap tertib,” kata Wahyu.

Untuk memastikan jemaah tetap dapat mengikuti rangkaian acara, panitia bersama Pemkot Malang menyiapkan videotron di sejumlah titik di luar stadion.

Mujahadah Kubro Satu Abad NU dijadwalkan berlangsung sejak pukul 02.00 hingga 09.00 WIB. Waktu pelaksanaan dini hari hingga pagi dipilih untuk menjaga kekhusyukan dan kenyamanan jemaah.

Ketua PCNU Kota Malang KH Israqunnajah menyampaikan bahwa pihaknya sebagai shahibul bait siap menyambut para tamu dan jemaah. Ia mengapresiasi dukungan lintas elemen masyarakat Malang Raya.
“Dukungan luar biasa datang dari Pemkot Malang, Muhammadiyah, hingga gereja-gereja di sekitar stadion. Ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat,” ujarnya.

Ketua Panitia Lokal Satu Abad NU, Edy Hayatullah, menambahkan bahwa sekitar 100 posko layanan telah disiapkan untuk melayani jemaah. Posko-posko tersebut diisi relawan PCNU Kota Malang, dibantu unsur Muhammadiyah, gereja, TNI, Polri, dan relawan lintas komunitas.
“Ini kolaborasi yang indah. Semua bergerak bersama demi suksesnya mujahadah,” katanya.

Dukungan juga datang dari Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. Sebanyak 200 titik layanan air disiapkan, meliputi fasilitas MCK, keran wudu di dalam stadion, serta anjungan air siap minum dan wudu di area luar stadion.

Direktur Utama Perumda Tugu Tirta, Priyo Sudibyo, menyatakan bahwa penyediaan air bersih dan sanitasi menjadi prioritas utama demi kenyamanan jemaah.
“Kami siap memberikan pelayanan terbaik agar Mujahadah Kubro berjalan aman, nyaman, dan khidmat,” ujarnya.

Pelaksanaan Mujahadah Kubro Satu Abad NU yang bertepatan dengan akhir pekan diperkirakan akan menghidupkan suasana Kota Malang. Sejumlah penginapan diprediksi dipadati tamu dari berbagai daerah, menandai peran Malang sebagai tuan rumah yang ramah bagi perhelatan keagamaan berskala besar.



ARTIKEL TERKAIT