Sabtu, 07 Februari 2026 06:12 WIB

Jamaah Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang Tembus 104.541 Orang


  • Jum'at, 06 Februari 2026 17:29 WIB

NAHDLIYIN.COM, Malang – Ratusan ribu jamaah dipastikan menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Sabtu–Ahad (7–8/2/2026). Agenda akbar yang menjadi puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu juga dijadwalkan dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto.

Berdasarkan data panitia hingga Jumat (6/2/2026), jumlah jamaah yang terdaftar mencapai 104.541 orang. Angka tersebut berasal dari berbagai elemen NU se-Jawa Timur dan diperkirakan terus bertambah menjelang pelaksanaan acara.

Sekretaris PWNU Jatim, H M Faqih, menyampaikan bahwa hingga H-2 pelaksanaan, jumlah jamaah telah menembus lebih dari seratus ribu orang dengan dukungan armada transportasi dalam jumlah besar.
“Per H-2 tercatat jamaah mencapai 104.541 orang atau jika dibulatkan sekitar 105 ribu jamaah. Mereka datang menggunakan lebih dari 1.100 bus serta ribuan kendaraan lainnya,” ujar Faqih di Surabaya, Jumat (6/2/2026).

Rinciannya, sebanyak 77.541 jamaah berasal dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur, sementara 27.000 lainnya merupakan kader Muslimat NU. Para jamaah tersebut akan menggunakan 1.183 bus, 6.465 mobil, serta 5.413 sepeda motor untuk menuju lokasi kegiatan.

Untuk mengantisipasi kelancaran koordinasi, panitia telah membagi peserta ke dalam sembilan zona dengan sembilan person in charge (PIC) dari PWNU Jatim, serta didukung 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal.
“Pembagian zona ini bertujuan memudahkan pengaturan jamaah sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” jelas Faqih.

Sementara itu, Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU, H Maskuri Bakri, menegaskan bahwa pelaksanaan Mujahadah Kubro mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Polda Jatim, Kodam, dan Dinas Perhubungan Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan dalam rapat Syuriah–Tanfidziyah PWNU Jatim pada Selasa (3/2/2026).

Menurut Maskuri, kapasitas Stadion Gajayana secara konstruksi tribun hanya mampu menampung sekitar 35.000 orang. Oleh karena itu, panitia menyiapkan skema penempatan jamaah di luar area stadion.
“Jamaah yang tidak tertampung di dalam stadion akan berada di luar lapangan. Panitia memperbanyak videotron di sekitar stadion sebagai solusi, bahkan hingga radius sekitar tiga kilometer,” ungkapnya.

Mujahadah Kubro ini menjadi puncak dari rangkaian panjang peringatan Harlah 1 Abad NU yang digelar PWNU Jatim sejak Januari 2026. Sejumlah agenda telah dilaksanakan, di antaranya Kick Off dan Sarasehan Pesantren di Universitas Islam Malang (7/1), Ziarah Muassis dan Muharrik NU se-Jatim (24/1), Hadrah Lailatul Ishari di Masjid Kemayoran Surabaya (29/1), serta pameran lukisan nasional bertema “Mangsa Kalasubo” di Galeri Dewan Kesenian Surabaya (30/1).

Agenda lainnya meliputi kegiatan parenting dan pesantren sehat oleh LKKNU–RMI di tujuh daerah di Jawa Timur, yakni Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Blitar, Bondowoso, dan Banyuwangi yang berlangsung dari 27 Januari hingga 15 Februari 2026. Selain itu, digelar pula Pameran NUConomic, GenZINU Bootcamp, serta talkshow tiga pilar ekonomi NU—UMKM, filantropi, dan industri pertanian—di Kampung Coklat, Blitar, pada 5–7 Februari 2026.

Seluruh rangkaian tersebut bermuara pada Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana, Malang, yang diharapkan menjadi momentum spiritual, kebangsaan, dan konsolidasi umat dalam menyongsong abad kedua Nahdlatul Ulama.



ARTIKEL TERKAIT