- 08 Juni 2026
NAHDLIYIN.COM, Subang – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A., menghadiri silaturahmi warga Nahdliyin sekaligus meresmikan Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (8/6/2026).
Peresmian gedung baru tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus NU, badan otonom, tokoh masyarakat, serta ratusan warga Nahdliyin yang memadati lokasi kegiatan. Kehadiran Buya Said mendapat sambutan hangat dan antusias dari masyarakat yang telah lama menantikan kunjungannya.
Dalam mau’idhoh hasanah yang disampaikan, mantan Ketua Umum PBNU itu mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, terutama di tengah situasi ekonomi dan geopolitik global yang terus berubah.
Menurutnya, ketidakpastian ekonomi dunia tidak boleh membuat masyarakat kehilangan harapan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus dijadikan momentum untuk memperkuat kemandirian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
"Menghadapi situasi ekonomi yang tidak menentu, kita harus memperkuat kerja berjamaah, membangun kemandirian ekonomi, tetap optimistis, dan tidak mudah berputus asa," pesan Buya Said.
Selain menyoroti persoalan ekonomi, Buya Said juga memberikan perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda Nahdliyin. Ia menegaskan bahwa tantangan era digital dan modernisasi menuntut hadirnya generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual dan moral yang kokoh.
"Anak-anak kita tidak cukup hanya cerdas secara intelektual. Mereka juga harus memiliki tarbiyah ruhaniyah yang kuat agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam," ujarnya.
Buya Said berharap keberadaan Gedung MWC NU Kecamatan Binong dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, kaderisasi, serta pemberdayaan masyarakat yang mampu melahirkan generasi Ahlussunnah wal Jamaah yang beriman kuat, berakhlak mulia, dan memiliki semangat perjuangan yang tinggi.
"Mudah-mudahan ke depan MWC NU Kecamatan Binong semakin maju, mampu mencetak generasi yang militan, beriman kuat, dan berakhlak mulia," tuturnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa gedung yang baru diresmikan tersebut tidak boleh hanya menjadi simbol fisik organisasi, tetapi harus dioptimalkan sebagai pusat konsolidasi dan pengembangan sumber daya manusia Nahdlatul Ulama.
"Gedung ini harus kita jaga dan tingkatkan perannya. Tidak hanya sebagai pusat kegiatan organisasi, tetapi juga sebagai sarana pembinaan generasi dan penguatan pendidikan," tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Buya Said Aqil Siradj. Seluruh peserta mengikuti doa dengan penuh khusyuk, memohon keberkahan bagi Nahdlatul Ulama, masyarakat Kabupaten Subang, serta bangsa Indonesia secara keseluruhan.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Binong, KH. Daroji Sidiq, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kehadiran Buya Said di tengah warga Nahdliyin Binong.
Menurutnya, kehadiran salah satu tokoh besar Nahdlatul Ulama tersebut menjadi energi baru bagi para pengurus dan kader NU untuk terus mengabdi kepada umat dan organisasi.
"Warga Nahdliyin, pengurus NU, dan badan otonom sangat antusias menyambut kehadiran Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, M.A. Kehadiran beliau menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus berkhidmat di Jam'iyah Nahdlatul Ulama," ungkap KH. Daroji.
Ia menilai Buya Said merupakan sosok ulama yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Nahdlatul Ulama dan umat Islam Indonesia. Pemikiran, pengalaman, serta keteladanan beliau, lanjutnya, masih sangat dibutuhkan oleh generasi penerus NU dalam menghadapi tantangan masa depan.
Dengan diresmikannya Gedung MWC NU Kecamatan Binong, diharapkan keberadaan NU di tingkat akar rumput semakin kuat dalam menjalankan fungsi dakwah, pendidikan, kaderisasi, dan pemberdayaan masyarakat demi terwujudnya kemaslahatan umat dan bangsa.