- 01 Juli 2026
NAHDLIYIN.COM, Pati – Semangat gotong royong warga Nahdliyin di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, akhirnya membuahkan hasil nyata. Pada Rabu (1/7/2026), Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong yang berlokasi di Desa Pekalongan resmi diluncurkan. Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya mewujudkan kemandirian Nahdlatul Ulama di bidang pelayanan kesehatan.
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Nahdliyin di Kecamatan Winong yang telah menunjukkan kekompakan dan komitmen luar biasa dalam mewujudkan cita-cita bersama.
"Kekompakan, kerja keras, dan komitmen yang tinggi dari warga adalah kunci utama terwujudnya cita-cita besar untuk memiliki gedung klinik sendiri," ujarnya.
Menurut KH Yusuf, Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong merupakan bukti nyata bahwa kemandirian jamiyah dapat dibangun melalui partisipasi masyarakat. Gedung klinik berukuran sekitar 12 x 40 meter tersebut berdiri murni dari dana swadaya warga melalui program infak Rp5.000 per bulan atau yang dikenal dengan "Klinik 5000".
Program sederhana tersebut dijalankan secara konsisten oleh warga Nahdliyin. Dana yang terkumpul kemudian dikelola secara transparan hingga berhasil mewujudkan bangunan klinik yang kini siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
KH Yusuf berharap, keberadaan Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong tidak hanya menjadi kebanggaan warga Nahdliyin, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
"Melalui peresmian ini, saya berharap kehadiran Klinik NU dapat mendatangkan keberkahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi jamaah dan masyarakat luas," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Pati, Ahmad Qosim, mengatakan bahwa pihaknya akan terus menyempurnakan berbagai kebutuhan agar klinik dapat beroperasi secara optimal. Upaya tersebut meliputi penguatan sumber daya manusia (SDM), penyediaan sarana dan prasarana, serta pemenuhan seluruh aspek administrasi.
"Langkah ini dilakukan agar kami dapat memberikan pelayanan kesehatan berbasis kuratif secara maksimal kepada masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, ke depan Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong tidak hanya berfokus pada layanan pengobatan (kuratif), tetapi juga akan mengembangkan program promotif dan preventif sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dengan diresmikannya Klinik Pratama Rawat Inap NU Winong, warga Kecamatan Winong kini memiliki fasilitas kesehatan yang lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian. Klinik ini menjadi bukti bahwa infak yang tampak sederhana, hanya Rp5.000 setiap bulan, mampu melahirkan karya besar yang manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.