Kamis, 29 Oktober 2026 06:07 WIB

Addin Jauharudin Tekankan Ekonomi dan SDM sebagai Kunci Kemajuan Bangsa


  • Rabu, 28 Oktober 2026 22:33 WIB

NAHDLIYIN.COM, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor) Addin Jauharudin menegaskan bahwa penguatan ekonomi dan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban bangsa. Keduanya perlu berjalan beriringan agar kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan kehidupan beragama semakin kuat.

Pesan tersebut disampaikan Addin dalam Seminar Santri Preneur di Kantor PP GP Ansor, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Menurut Addin, pembangunan tidak cukup hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Kualitas manusia juga harus ditingkatkan agar masyarakat memiliki kemampuan berpikir, bertindak, dan mengembangkan kehidupan yang lebih baik.

“Tidak ada peradaban yang dibangun kalau ekonominya runtuh, yang kedua sumber daya manusianya runtuh. Itu pesan agama jelas,” tegasnya.

Addin menjelaskan, pentingnya ekonomi dan SDM juga sejalan dengan prinsip maqashid syariah, yakni tujuan utama syariat Islam dalam menjaga kemaslahatan manusia.

Ia merujuk pemikiran Imam Asy-Syatibi, khususnya konsep hifdzul aql atau menjaga akal dan hifdzul mal atau menjaga harta. Menurutnya, menjaga akal berkaitan dengan pendidikan dan pengembangan kualitas manusia, sedangkan menjaga harta berkaitan dengan penguatan ekonomi.

“Kalau pikirannya bagus, tindakannya bagus, maka ekonomi juga bagus,” ujarnya.

Addin menilai, kualitas manusia dan ketahanan ekonomi turut mendukung terjaganya aspek kehidupan lainnya, mulai dari agama, jiwa, hingga keluarga. Karena itu, keduanya perlu menjadi perhatian utama dalam pembangunan.

Ia juga mengaitkan pandangan tersebut dengan tujuan bernegara dalam Pembukaan UUD 1945, terutama mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum.

“Kalau masyarakatnya cerdas, kesejahteraannya merata, maka tumpah darah bisa dijaga, dan kita punya kapasitas untuk bermain di level internasional,” katanya.

Lebih lanjut, Addin menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa. Nilai ketuhanan, menurutnya, perlu diwujudkan melalui integritas, kejujuran, loyalitas, dan keadilan pemimpin.

Sementara itu, nilai kemanusiaan harus tercermin dalam pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, terutama akses terhadap pendidikan dan ekonomi.

“Kalau itu dijalankan, maka baru kita akan bersatu,” pungkasnya.



ARTIKEL TERKAIT