Senin, 02 November 2026 17:55 WIB

Banjir Rendam 15 Gampong di Aceh Jaya, Ketua PCNU Ajak Nahdliyin Bantu Masyarakat Terdampak


  • Senin, 02 November 2026 16:17 WIB

NAHDLIYIN.COM, Aceh Jaya – Banjir akibat luapan Sungai Krueng Teunom merendam sejumlah permukiman warga di Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, Ahad (1/11/2026). Menyikapi musibah tersebut, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Aceh Jaya Tgk H Afifuddin Ibrahim mengajak warga Nahdliyin, kalangan dayah, dan masyarakat luas memperkuat kepedulian serta solidaritas untuk membantu warga terdampak.

Tokoh yang akrab disapa Abiya Budi itu menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama di tengah kondisi bencana. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat saling membantu sesuai kemampuan masing-masing.

“Kami mengajak seluruh warga Nahdlatul Ulama, khususnya di Aceh Jaya, untuk meningkatkan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah banjir. Dalam kondisi seperti ini, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama, disertai semangat saling membantu,” ungkapnya.

Pimpinan Dayah BUDI Lamno tersebut mengatakan, dampak banjir tidak hanya mengancam keselamatan warga, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, serta kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Menurutnya, musibah menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menghidupkan semangat gotong royong. Bantuan tidak harus dalam jumlah besar, tetapi dapat diberikan sesuai kemampuan, baik berupa kebutuhan pokok, tenaga, maupun dukungan lainnya.

“Musibah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari ajaran Islam. Kami berharap masyarakat yang berada di lokasi aman dapat membantu sesuai kemampuan,” lanjut alumnus Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga tersebut.

Abiya Budi juga mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan, terutama anak-anak, lanjut usia, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Ia berharap pemerintah daerah, organisasi keagamaan, kalangan dayah, serta berbagai elemen masyarakat memperkuat koordinasi untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya Irma Hanum menjelaskan, banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (31/10/2026) malam. Kondisi itu menyebabkan debit Sungai Krueng Teunom meningkat hingga meluap ke permukiman warga.

Berdasarkan laporan awal, banjir merendam delapan gampong di Kecamatan Pasie Raya, yakni Tuwi Peuriya, Lhok Guci, Tuwi Kareung, Krueng Beukah, Timpleung, Pasi Teubee, Alue Krueng, dan Pulo Tinggi.

Banjir juga melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Teunom, termasuk Gampong Pasi Timon dan Pasie Geulima. Berdasarkan perkembangan yang diberitakan Serambinews, jumlah wilayah terdampak meningkat menjadi 15 gampong pada Ahad (1/11/2026).

BPBK Aceh Jaya terus memantau perkembangan banjir dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya dampak bencana. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Masyarakat juga diminta segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila ketinggian air terus meningkat.



ARTIKEL TERKAIT